Sakit Flu? Pakai Masker!

Sudah lima hari saya sakit flu. Semenjak hari pertama saya dianjurkan istri saya untuk menggunakan masker agar tidak menulari orang-orang di rumah. Saya setuju karena pengalaman saya ketika ada yang terkena flu di rumah selang beberapa hari seluruh anggota keluarga di rumah ikut tertular. Somehow, I will feel guilty if it happens.

Kami memiliki stok masker di penyimpanan obat di rumah. Warna maskernya hijau dan putih di sisi belakangnya. Masker ini sama dengan yang ditawarkan oleh pengemudi ojek online kepada pelanggannya. Saya selalu menolak tawaran tersebut karena membuat saya merasa ribet. Aneh rasanya naik sepeda motor memakai masker.

Muncul dalam benak saya, mengapa ada warna hijau dan putih? Sisi mana yang harus menghadap luar/dalam? Mana yang sebelah atas/bawah? Lalu saya pun googling dan menuju sebuah artikel dan, alhamdulillah, mendapatkan jawabannya.

Ternyata masker yang saya pakai adalah jenis masker bedah. Ada jenis masker lagi yang lebih mantap dan bisa menyaring udara hingga 95%. Harganya pun selangit. Well, looks like I don’t need kind of stuff right now. Anyway, berikut penampakan masker yang saya miliki.

Sisi masker berwarna hijau
Sisi masker berwarna hijau

Pada sisi masker berwarna hijau terlihat di salah satu sisinya kawat yang berada dalam lapisan masker. Terlihat pula lipatan-lipatan di bagian tengah. Dan di kedua sisi terdapat cantelan untuk kedua telinga.

Sisi masker berwarna putih
Sisi masker berwarna putih

Tidak berbeda dengan sisi berwarna hijau. Namun, penampakan kawat di dalam lapisan masker tidak begitu tampak. Saya harus meraba dulu maskernya untuk tahu di mana kawatnya. Kawat ini tujuannya adalah untuk menyesuaikan masker dengan lekukan hidung sehingga udara yang masuk melalui celah-celah luar masker menjadi berkurang. Jadi, ya sebelah atas masker ditandai dengan adanya kawat tersebut.

Penggunaan masker bedah yang benar
Penggunaan masker bedah yang benar

Lalu bagaimana dengan penentuan sisi luar/dalam? Setelah membaca artikel tersebut, sisi berwarna putih menghadap ke dalam, bersentuhan dengan wajah kita. Sisi berwarna putih ini teksturnya lembut sehingga nyaman untuk wajah. Artinya, sisi berwarna hijau menghadap ke luar. Sisi hijau memiliki fungsi untuk menyaring partikel mikro. Di antara kedua sisi terdapat lapisan di antaranya yang berfungsi untuk mencegah liur atau ingus kita keluar dari masker ketika bersin atau batuk.

Semoga tulisan singkat saya ini membantu kamu yang kebingungan memakai masker. Hal yang terpenting adalah berbuat sebaik mungkin agar tidak menulari orang di sekitar kamu.